Arti penting SNI Kopi dan Kakao.

Komoditas kopi dan kakao merupakan produk pertanian yang diperdagangkan di tingkat Internasional sehingga aturan standartnya mengikuti standard yang berlaku di tingkat International. Di lini OFF farm sudah banyak dikembangkan produk oleh para industriawan dengan label misalnya kopi jahe, kopi ginseng, dstnya. Sedangkan di lini ON farm sekarang lagi ngetrend dengan label RA (Rainforest Alliance), UTZ, JAS (Japan Argiculture Suistainable) dengan sasaran pasar khusus dengan code of conduct yang dimiliki masing-masing sesuai dengan maksud dan tujuan tertentu mereka.

Di Indonesia standart Biji kopi SNI: 2907-2008 dan Biji kakao SNI: 2323-2008/Amd 1:2010 merupakan standart legal dalam system perdagangan di Indonesia. Saat ini standart tersebut baru berjalan pada tingkat pengambilan sample/contoh ketika akan melakukan eksport barang. Sedangkan standart yang juga menyebutkan sampai pada tingkat produksi belum banyak berkembang, sehingga pada barang (Kopi dan Kakao) yang diperdagangkan tersebut memiliki system produksi yang terstandart. Lebih specifik produk tersebut akan memiliki karakter yang berbeda dan teraktualisasi. Diharapkan nilai tambah pada lini ON Farm akan terakui dan memiliki nilai jual/tawar yang terus menguat.

Kedepannya manfaat yang diperoleh adalah:

a. Bagi produsen/petani: Unit produksi akan masuk dalam system standart yang legal dan akan memiliki nilai tambah.
b. Bagi pedagang/eksportir: Dengan adanya barang (Kopi dan Kakao) yang memiliki label SNI lebih mudah untuk menawarkan. Tidak terjadi bias persepsi dalam menentukan mutu.
c. Bagi Negara/regulator: Barang (Kopi dan Kakao) akan memiliki nilai jual dan nama yang baik diantara produsen/pembeli kopi dan kakao dunia serta melakukan pembinaan pada pemangku kepentingan terkait.